Seperti Apa Jadwal Email Rutin Ke Pelanggan Yang Baik?

Idealnya, bisnis mengirim email 1–2 kali per minggu untuk menjaga hubungan tanpa membanjiri kotak masuk pelanggan.

Jadwal email rutin yang baik adalah yang konsisten, relevan, dan tidak terlalu sering hingga terasa mengganggu.

Mulai dari Frekuensi Konsisten #

Frekuensi lebih penting daripada kuantitas.

Mengirim email secara acak hanya saat ada promo besar akan membuat pelanggan sulit mengingat brand Anda.

Jadi, mulailah dengan pola tetap — misalnya setiap Selasa atau Jumat — agar audiens terbiasa menantikan email Anda.

Gunakan jadwal mingguan untuk newsletter berisi edukasi, tips, atau insight, dan jadwal bulanan untuk promosi atau penawaran khusus.

Jika memiliki banyak segmen audiens, freelancer jasa email marketing di Sribu bisa membantu mengatur otomatisasi dan jadwal pengiriman agar setiap segmen menerima pesan sesuai waktu yang tepat.

Sesuaikan dengan Tujuan Email #

Setiap jenis email punya ritme berbeda:

  • Newsletter edukatif: 1x per minggu sudah cukup
  • Promosi produk baru: 1x–2x per bulan agar tidak terasa memaksa
  • Follow-up pelanggan: dikirim setelah ada interaksi (misalnya pembelian atau unduhan)

Kuncinya adalah memastikan setiap email memiliki tujuan jelas — apakah ingin memberi informasi, mengajak diskusi, atau mendorong tindakan pembelian.

Perhatikan Waktu Terbaik untuk Mengirim #

Waktu pengiriman juga akan memengaruhi open rate.

Biasanya, email dengan performa terbaik dikirim pada hari Selasa hingga Kamis, antara pukul 09.00–11.00 pagi.

Namun, setiap audiens bisa berbeda.

Anda perlu menguji beberapa waktu pengiriman berbeda dan menganalisis hasilnya.

Hindari Terlalu Banyak Email Promosi #

Terlalu sering mengirimkan penawaran diskon atau promo bisa membuat pelanggan jenuh dan berhenti berlangganan.

Oleh karena itu, pastikan 70% dari konten email Anda bersifat informatif dan memberikan manfaat, dan 30% sisanya baru fokus pada penjualan.

Pendekatan ini dikenal dengan prinsip “value first, sell later” — di mana Anda membangun hubungan sebelum mengajak pembaca bertransaksi.

Gunakan Kalender Email #

Agar tetap teratur, buat kalender email yang memuat jadwal, tema, dan tipe pesan untuk tiap minggu.

Kalender ini akan membantu Anda menjaga konsistensi dan menghindari pengulangan topik.