Apa Itu Brand Voice & Bagaimana Cara Tentukannya?

Brand voice adalah gaya komunikasi khas yang digunakan sebuah bisnis untuk menyampaikan pesan dan berinteraksi dengan audiens.

Ia mencerminkan kepribadian brand — apakah serius, ramah, lucu, atau profesional — dan menjadi kunci agar pesan bisnis terdengar konsisten di semua saluran komunikasi.

Dalam dunia digital, brand voice berperan besar membedakan bisnis Anda dari pesaing.

Kenapa Brand Voice Penting untuk Bisnis? #

Tanpa brand voice, komunikasi bisnis akan terasa hambar dan tidak konsisten.

Bayangkan jika satu hari Anda menulis caption dengan gaya humor, tapi keesokan harinya memakai kalimat super formal — audiens akan bingung dan kehilangan koneksi emosional dengan brand Anda.

Brand voice yang kuat membantu:

  • Membangun kepercayaan: Konsistensi gaya bicara menumbuhkan rasa familiar pada audiens
  • Membedakan diri dari kompetitor: Nada dan gaya yang khas membuat bisnis Anda lebih mudah diingat
  • Meningkatkan engagement: Audiens lebih tertarik berinteraksi dengan brand yang terasa “manusiawi.”

Tentukan Kepribadian Brand #

Langkah pertama menentukan brand voice adalah mengenali siapa “jati diri” brand Anda.

Coba jawab pertanyaan ini:

  • Jika brand Anda adalah seorang manusia, seperti apa kepribadiannya?
  • Bagaimana Anda ingin audiens merasa saat membaca pesan bisnis?

Misalnya:

  • Brand teknologi bisa memilih gaya bicara inovatif dan percaya diri
  • Brand kecantikan mungkin lebih cocok dengan gaya hangat dan menginspirasi
  • Brand makanan lokal bisa tampil ramah dan menghibur

Freelancer branding di Sribu dapat membantu Anda menyusun brand personality map — panduan yang menjabarkan karakter, nilai, dan tone komunikasi agar semua pesan terasa konsisten.

Kenali Audiens Anda #

Gaya bicara yang tepat akan selalu bergantung pada siapa yang Anda ajak bicara.

Jika target pasar adalah generasi muda, gaya komunikasi yang ringan dan santai akan lebih efektif.

Namun, untuk audiens profesional, pendekatan formal dan informatif bisa lebih relevan.

Melakukan riset audiens — termasuk memahami gaya bahasa, minat, dan perilaku mereka di media sosial — membantu memastikan pesan Anda terdengar alami dan tepat sasaran.

Freelancer di Sribu bisa membantu menganalisis audiens Anda dan menyesuaikan tone of voice yang paling efektif untuk menjangkau mereka melalui jasa riset pasar.

Buat Panduan Brand Voice #

Agar brand Anda selalu terdengar konsisten, penting membuat brand voice guideline — dokumen berisi pedoman gaya bicara yang harus diikuti oleh tim atau pihak yang mengelola komunikasi brand Anda.

Panduan ini mencakup:

  • Tone yang digunakan: Formal, santai, humoris, inspiratif, dsb
  • Do’s & Don’ts: Kalimat atau gaya bahasa yang boleh dan tidak boleh digunakan
  • Contoh penerapan: Misalnya perbandingan antara versi “benar” dan “tidak sesuai” untuk caption media sosial atau email marketing