Brand positioning adalah cara bagaimana bisnis Anda ingin dilihat dan diingat oleh pelanggan dibanding pesaing.
Dengan kata lain, ini adalah strategi untuk menempatkan citra dan nilai bisnis Anda di benak audiens agar mereka tahu mengapa harus memilih brand Anda.
Mengapa Brand Positioning Itu Penting #
Brand positioning membantu Anda membedakan diri dari kompetitor dan menciptakan persepsi unik di mata konsumen.
Misalnya, dua brand kopi lokal bisa menjual produk yang mirip, tapi persepsinya bisa sangat berbeda:
- Brand A menempatkan diri sebagai kopi premium untuk profesional muda
- Brand B memposisikan diri sebagai kopi hangat dengan nuansa nostalgia khas warung Indonesia
Keduanya menjual kopi, tapi cara mereka membangun cerita dan pengalaman membuat pelanggan merasa berbeda.
Inilah kekuatan brand positioning — menciptakan makna dan emosi yang melekat, bukan hanya transaksi.
Langkah Menentukan Brand Positioning #
1. Pahami Target Pasar Anda #
Sebelum menentukan posisi brand, Anda perlu tahu siapa yang ingin dijangkau
Apa yang mereka butuhkan? Apa masalah yang mereka hadapi? Dan bagaimana produk Anda bisa menjadi solusi?
Riset audiens bisa dilakukan melalui survei, wawancara, atau analisis kompetitor.
Jika Anda belum memiliki tim, freelancer jasa riset pasar di Sribu bisa membantu melakukan analisis audiens untuk memahami perilaku, kebiasaan, dan ekspektasi target pasar bisnis Anda secara akurat.
2. Identifikasi Keunggulan Utama (Unique Value Proposition) #
Apa yang membuat bisnis Anda berbeda dari pesaing?
Keunggulan ini harus jelas, relevan, dan sulit ditiru.
3. Tentukan Emosi yang Ingin Diciptakan #
Brand yang kuat tidak hanya menjual produk, tapi juga membangkitkan emosi.
Jadi, pikirkan bagaimana Anda ingin audiens merasa ketika berinteraksi dengan brand — misalnya, apakah ingin mereka merasa aman, terinspirasi, atau bersemangat?
Contohnya, Nike membangun emosi “percaya diri dan berani melangkah,” sementara Dove memunculkan rasa “nyaman dan percaya diri dengan diri sendiri.”
4. Konsisten di Semua Kanal Pemasaran #
Brand positioning yang baik tidak cukup ditentukan sekali — tapi harus dijaga di semua saluran komunikasi: website, media sosial, iklan, hingga kemasan produk.
Inilah yang sering menjadi tantangan bagi bisnis kecil dan menengah di Indonesia: posisi brand sudah bagus, tapi pesan dan tampilannya tidak konsisten.


