5 Step Mudah Cara Maintenance Website Untuk Pemula

cara maintenance website
Foto ilustrasi dari Unsplash

Mempelajari cara maintenance website agar sebuah situs tetap berfungsi dengan optimal adalah tugas yang penting namun sering terabaikan oleh banyak orang.

Untuk yang tidak memiliki keahlian di bidang development website, proses ini mungkin terasa menakutkan, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat, siapapun pasti akan bisa melakukannya.

Jika merasa sesuai dengan deskripsi yang saya sebutkan di atas, maka artikel ini akan sangat bermanfaat untuk Anda!

5 Langkah Cara Maintenance Website Sederhana

(Jika Anda tidak mau pusing, gunakan saja layanan jasa maintenance website yang disediakan oleh freelancer profesional Sribu!)

1. Perbarui Perangkat Lunak (Software) Secara Rutin

Pertama, memastikan bahwa CMS (seperti WordPress, Joomla, atau Drupal), plugin, dan tema website Anda selalu diperbarui adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga keamanan situs.

Pembaruan ini sering kali mengandung perbaikan keamanan untuk mengatasi berbagai kerentanan baru yang mungkin ditemukan.

Selain itu, pembaruan ini juga sering ampuh untuk memperbaiki bug dan menambahkan fitur baru yang akan dapat meningkatkan fungsionalitas dan kinerja website Anda.

Untuk mempermudah, kebanyakan platform memiliki opsi untuk pembaruan otomatis, yang sangat direkomendasikan untuk digunakan.

(Baca juga: 7 Pilihan CMS Website Terbaik Yang Mudah Digunakan)

2. Lakukan Backup Website Secara Teratur

tutorial maintenance website untuk pemula
Foto ilustrasi dari Pixabay

Backup website adalah langkah penting berikutnya yang harus dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa Anda tidak akan kehilangan data jika suatu waktu terjadi masalah.

Anda harus membuat backup data website — termasuk database dan file — dan menyimpannya di lokasi yang aman dan terpisah dari hosting utama yang digunakan.

Pertimbangkan juga untuk menggunakan solusi cloud yang menawarkan backup otomatis dan kemampuan untuk mengembalikan versi website sebelumnya dengan mudah jika diperlukan atau terjadi isu.

3. Optimalkan & Bersihkan Database

Database yang penuh dan tidak terorganisir secara baik akan dapat berdampak pada lambatnya website Anda untuk diakses pengguna.

Oleh karena itu, lakukan pembersihan secara rutin dengan menghapus data yang tidak diperlukan seperti revisi post, komentar spam, dan data sementara yang tidak lagi digunakan.

Untuk CMS seperti WordPress, plugin seperti WP-Optimize dapat membantu Anda dengan mudah mengelola dan mengoptimalkan database Anda.

Membersihkan database tidak hanya akan mempercepat pengalaman penggunaan website, tapi juga akan membuat proses backup yang dilakukan menjadi lebih cepat dan efisien.

(Baca juga: 10 Tema Website Gratis Untuk Mempercantik Situs Anda)

4. Periksa & Perbaiki Link Yang Rusak

Link yang rusak akan dapat mempengaruhi pengalaman pengguna secara negatif dan mengurangi ranking SEO website Anda.

Jadi, gunakan plugin seperti Broken Link Checker WordPress untuk menemukan dan memperbaiki link yang tidak berfungsi di website.

Memperbaiki link rusak bisa membantu menjaga kualitas website dan memastikan bahwa pengguna tidak akan menghadapi halaman error 404 yang dapat mengecewakan dan mengurangi kepercayaan terhadap brand Anda.

5. Monitor Performa & Keamanan Website

google pagespeed insights
Tampilan Google PageSpeed Insights (PSI)

Pemantauan (monitoring) reguler terhadap performa dan keamanan website Anda sangatlah penting untuk mendeteksi masalah sebelum menjadi isu yang besar.

Gunakan alat seperti Google PageSpeed Insights untuk menilai dan memperbaiki kecepatan loading website.

Selain itu, gunakan juga plugin keamanan seperti Wordfence atau Sucuri untuk melindungi website Anda dari serangan malware dan kegiatan mencurigakan lainnya.

Pemantauan dan respons cepat terhadap setiap masalah keamanan yang muncul akan bisa menyelamatkan website & brand Anda dari kerugian data serta reputasi.

Penutup

Dengan mengikuti lima langkah cara maintenance website di atas secara konsisten, Anda akan dapat memastikan bahwa situs Anda terpelihara dengan baik, beroperasi dengan lancar, dan terlindungi dari ancaman potensial.

Maintenance website adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan perhatian dan usaha yang berkelanjutan, namun dengan pendekatan yang tepat, hal ini tidak harus menjadi sesuaitu yang rumit.

Sebagai penutup, kami di Sribu selalu menyediakan peluang untuk Anda yang tertarik bekerja sebagai freelancer online.

Jika tertarik mendaftar atau ingin mempelajari lebih lanjut, silakan kunjungi link berikut.

Akhir kata, semoga pembahasan ini bermanfaat & sampai jumpa di artikel selanjutnya!


(Jangan lupa subscribe ke Blog Sribu dan follow akun Instagram Sribu supaya tidak ketinggalan informasi menarik lainnya terkait dunia digital marketing, SEO, dan tren pasar terkini.)

Raski Santika
Raski Santika adalah Business Growth Consultant & Blog Editor Sribu. Melalui tulisannya, ia ingin bantu menginspirasi, mengedukasi, serta membantu para pemilik usaha & talent freelancer digital dari berbagai kalangan untuk terus berkembang.