Ingin Belajar Desain UI UX Untuk Pemula? Baca Artikel Ini

belajar desain UI UX
Foto oleh UX Indonesia

Belajar desain UI UX di tahun 2023 tidaklah harus jadi sebuah hal yang menyeramkan bagi pemula.

Di sini, Anda akan mempelajari dasar-dasar bidang ini supaya bisa memiliki fondasi pengetahuan yang kuat sebelum masuk ke pembahasan yang lebih berkelanjutan.

Mempelajari bidang ini pun bisa memberikan manfaat yang cukup besar bagi Anda, karena hingga saat ini posisi UI & UX Designer masih menjadi salah satu pekerjaan yang memiliki potensi untuk berkembang terbesar di bidang pemasaran digital.

Oleh karena itu, baca penjelasan di bawah secara seksama supaya Anda bisa memiliki pemahaman yang mendalam mengenai prinsip ini.

Apa Itu Desain UI UX?

Supaya lebih mudah dipahami, mari bahas kedua proses ini satu per satu terlebih dahulu.

UI — singkatan dari User Interface (tampilan antarmuka) — adalah tampilan visual sebuah produk digital yang menjadi “tempat” pengguna untuk berinteraksi.

belajar ui ux design
Semua elemen yang bisa Anda lihat & gunakan untuk berinteraksi adalah bagian dari UI

Jadi, desain UI adalah:

Proses merancang tampilan visual dari sebuah produk atau aplikasi yang digunakan oleh pengguna.

Tujuan utama desain UI adalah untuk menciptakan antarmuka yang estetis dan mudah digunakan.

Ini mencakup elemen-elemen seperti tata letak, warna, tipografi, ikon, dan elemen visual lainnya yang mempengaruhi bagaimana pengguna  akan berinteraksi dengan produk tersebut.

Di sisi lain, UX — singkatan dari User Experience (pengalaman pengguna) — adalah keseluruhan interaksi dan pengalaman yang dialami oleh pengguna saat menggunakan sebuah produk digital, mulai dari awal hingga akhir.

Artinya, desain UX adalah:

Aspek yang berfokus pada pengalaman pengguna ketika menggunakan produk digital secara keseluruhan.

Ini mencakup aspek-aspek seperti kemudahan penggunaan, kecepatan, efisiensi, dan kepuasan pengguna.

Kedua aspek ini saling terkait dan penting untuk kesuksesan produk digital.

Desain UI yang baik dapat membuat produk terlihat menarik, sementara desain UX yang baik akan memastikan bahwa produk tersebut mudah digunakan dan memenuhi kebutuhan pengguna secara efisien.

Dalam pengembangan sebuah produk digital, kedua aspek ini harus dipertimbangkan secara bersamaan untuk mencapai hasil yang optimal.

Tanggung Jawab UI/UX Designer

desain ui ux pemula
Foto oleh Christina Morillo di Pexels

Seorang desainer UI & UX memiliki peran yang sangat vital dalam tim pengembang produk digital.

Beberapa tanggung jawab dari posisi ini antara lain:

  1. Penelitian Pengguna: Memahami kebutuhan pengguna dan membuat profil pengguna.
  2. Desain Antarmuka (UI): Merancang tampilan dan elemen grafis produk.
  3. Pengujian: Membuat prototipe, menguji, dan memperbaiki produk.
  4. User Journey: Mengembangkan peta perjalanan pengguna.
  5. Pengujian Keseluruhan: Memastikan semua elemen produk berfungsi baik.
  6. Keselarasan Tujuan: Pastikan desain mendukung tujuan yang ingin dicapai oleh produk.

(Baca juga: 10 Tips UX Copywriting Untuk Desainer)

Aplikasi Untuk Desain UI UX

desain ui ux
Foto oleh Eftakher Alam di Unsplash

Ada beberapa aplikasi yang sering digunakan oleh desainer UI/UX untuk membuat desain antarmuka pengguna yang menarik dan fungsional.

Beberapa aplikasi terpopuler untuk proses ini adalah:

1. Adobe XD

logo adobe xd

Adobe XD adalah alat desain UI/UX all-in-one yang menawarkan berbagai fitur untuk membuat desain antarmuka pengguna.

Ini mencakup pembuatan desain, prototyping interaktif, dan berbagi desain dengan anggota tim atau klien.

Adobe XD pun memiliki integrasi yang kuat dengan aplikasi Adobe Creative Cloud lainnya seperti Photoshop dan Illustrator.

2. Sketch

logo sketch

Berikutnya, Sketch adalah aplikasi desain vektor eksklusif untuk pengguna macOS.

Aplikasi ini sangat populer di kalangan desainer UI/UX karena kesederhanaannya dan kinerjanya yang baik.

Sketch pun dilengkapi dengan berbagai plugin yang memperluas fungsionalitasnya dan memungkinkan desainer untuk membuat desain dengan cepat.

3. Figma

logo figma

Figma adalah alat desain kolaboratif berbasis web yang memungkinkan tim untuk bekerja bersama secara real-time pada sebuah proyek desain.

Keuntungan utama Figma adalah proses kolaborasi yang mulus, dengan kemampuan untuk mengumpulkan feedback dari anggota tim lainnya.

4. Balsamiq

logo balsamiq

Balsamiq adalah alat desain wireframe yang sederhana dan intuitif.

Software ini digunakan pada tahap awal desain untuk membuat sketsa dan wireframe produk.

Keuntungannya adalah kesederhanaan yang memungkinkan desainer untuk fokus pada struktur dan konsep dasar produk.

5. Adobe Illustrator

logo adobe illustrator

Illustrator adalah alat desain vektor yang sering digunakan untuk membuat elemen grafis dan ikon dalam desain UI.

Aplikasi ini memungkinkan desainer untuk membuat grafis dengan ketelitian tinggi yang dapat diperbesar tanpa kehilangan kualitas.

6. Axure RP

logo axure rp

Terakhir ada aplikasi Axure RP.

Aplikasi ini adalah alat prototyping lanjutan yang memungkinkan desainer untuk membuat prototipe tingkat lanjut dengan logika interaksi yang kompleks.

Axure RP sering digunakan untuk proyek yang memerlukan prototipe yang lebih mendetail.

Penutup

Pembahasan di atas adalah beberapa dasar-dasar belajar desain UI UX yang harus Anda pahami sebagai seorang pemula.

Jika sudah siap, Anda sekarang bisa mulai mempelajari bidang ini lebih dalam, atau mungkin mengikuti kelas-kelas tersertifikasi supaya Anda bisa memiliki skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang desainer UI UX profesional.

Selain itu, jika Anda tertarik untuk mendaftar sebagai pekerja freelance di Sribu.com, sekarang adalah waktu yang sangat tepat!

Hingga tanggal 31 Oktober 2023, kami sedang mengadakan program Gerakan Sribu Voucher di mana Anda — sebagai freelancer — berkesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui kode promo terbatas yang bisa digunakan oleh para klien.

Segera tingkatkan pengetahuan & skill UI UX design Anda, dan kami tunggu pendaftarannya!

Sebagai penutup, jangan lupa subscribe ke Blog Sribu dan follow akun Instagram Sribu.com agar Anda tidak ketinggalan informasi menarik lainnya terkait dunia digital marketing, SEO, dan tren pasar terkini.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Raski Santika
Raski Santika adalah Blog Writer & Editor di Sribu. Melalui tulisannya, ia ingin menginspirasi, mengedukasi, serta membantu para pemilik usaha & talent freelancer digital Indonesia untuk terus berkembang serta mempelajari ilmu baru.